Sesepuh sekaligus juru kunci Situs Pangguyangan yang akrab disapa Abah Haji Apud menyebut tidak hanya bernilai budaya hingga dijadikan Situs, lokasi ini menjadi wahana ziarah religi dengan adanya Pesanggrahan Makam Eyang Gentar Bumi atau Syekh Haji Wali Sakti Qudratullah. Para Leluhur Orang Sunda dan Makamnya. Leluhur-leluhur dari pihak wanita. Yang ada di situs Medang Kamulan Ciamis dan Situs Medang Kamulan di Gunung Padang Cianjur. 1. Ibu Sakti Pertiwi Gilang Gumilang Herang. 2. Ibu Ratu Siti Dewi Hasta. 3. Ibu Ratu Siti Dewi Banjaransari. Kononkabar nya Hentakan kaki sang EYANG HAJI GENTAR BUMI dapat menggoyangkan seluruh tubuh lawan nya sehingga tidak ada satu pun yang mampu untuk berdiri tegak. Makam eyang haji guntur bumi berada di kaki gunung halimun. Pelabuhan ratu sukabumi. Berada di bukit kecil. Makam keramat yang mempunyai areal luas di tengah sejuk nya udara Makam Kramat Eyang Gentar Bumi, Gunung Halimun & SBH with wongrallygs,#agussummit369#makamkramat, #eyang gentarbumi,#walisakti,#wisatareligi,#pantai selatan, . Deskripsi Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi Sarana Spiritual untuk perlindungan diri, meningkatkan kedigdayaan dan memudahkan segala hajat Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi adalah mustika keramat yang bermanfaat untuk perlindungan diri dari segala macam marabahaya, meningkatkan kedigdayaan kesaktian dan memudahkan segala hajat bagi siapa saja yang memilikinya. Mustika keramat ini merupakan mustika keramat pemberian dari Eyang Haji Gentar Bumi kepada Kang Masrukhan ketika beliau melakukan laku ritual di makam keramat Eyang Haji Gentar Bumi. Sebuah makam keramat yang berada di kaki Gunung Halimun, Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Walaupun berada di bukti kecil, makam keramat yang memiliki areal luas di tengah sejuknya udara pegunungan ini kerap kali dijadikan sebagai tempat pertapaan terakhir bagi orang-orang yang ngalab ilmu hikmah. Tempat keramat ini dipercaya banyak orang sebagai persemedian terakhir untuk menyempurnakan ilmu kesaktian. Eyang Haji Gentar Bumi itu sendiri merupakan seorang aulia wali Allah yang bermukim di Selatan Sukabumi. Semasa hidupnya, beliau juga dikenal dengan nama Wali Sakti Qudratullah. Beliau mengemban tugas mensyiarkan Islam di wilayah Selatan Sukabumi yang berbatasan dengan Pandeglang, Banten. Dia adalah perpaduan sempurna dari keturunan wali Cirebon dan ulama besar di Garut, Jawa Barat. Masa kecilnya dihabiskan di sebuah pondok di Garut. Setelah cukup dengan ilmu agama dan kadigdayaan, Eyang Haji Gentar Bumi mulai mengembara. Dengan kebijaksanaan dan kesaktiannya, Eyang Haji Gentar Bumi berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan menjadikan mereka sebagai santri-santrinya. Kesaktian Eyang Haji Gentar Bumi memang kesohor. Tak ada musuh yang sanggup berdiri tegak di hadapannya manakala mereka tengah bertarung. Dengan sekali hentakan kaki Eyang Haji Gentar Bumi, setiap musuhnya pasti oleng. Mereka merasa tanah yang dipiajaknya bergetar serasa dilanda gempa dahsyat. Di dalam Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini bersemayam khodam yang berwujud seekor kebo bule kerbau yang berwarna putih. Khodam ini merupakan salah satu penunggu makam keramat Eyang Haji Gentar Bumi. Ia akan selalu senantiasa membantu melindungi serta membantu mewujudkan segala hajat bagi siapapun yang memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini, selama hajat tersebut bersifat positif. Bagaimana Prosesi Penarikan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi? Awalnya, sebagaimana aktivitas rutin Kang Masrukhan di malam Jum’at Legi, beliau selalu berziarah ke salah satu makam para waliyulloh di tanah Jawa yang sekaligus guru ghaib beliau. Tepatnya di makam Raden Syahid atau yang lebih dikenal dengan Kanjeng Sunan Kalijaga. Sesampainya di makam Sunan Kalijaga, suasana malam menjadi terasa hening, sunyi, seakan tiada sedikitpun suara yang terdengar di kedua telinga beliau. Kang Masrukhan berdzikir kepada Alloh, dzat penguasa jagad raya. Dalam dzikirnya tersebut, beliau ditemui oleh Kanjeng Sunan kalijaga yang memberikan beberapa “wejangan” atau nasihat kepada beliau. Diantara “wejangan” tersebut meminta Kang Masrukhan untuk lebih bersyukur atas kenikmatan yang telah dilimpahkan Alloh, berbagi dengan sesama manusia yang sedang membutuhkan, memperdalam ilmu mata batin serta kesaktian beliau dengan cara berpuasa mutih selama tujuh hari. Selama melakoni puasa mutih tersebut, setiap harinya Kang Masrukhan harus bersedekah kepada fakir miskin atau anak yatim yang tinggal di sekitar kediaman beliau. Serta mengkhatamkan Manaqib “Jawahirul Ma’ani” setelah mengerjakan sholat lima waktu. Selesai berpuasa mutih, Kang Masrukhan melakukan “banca’an” atau tasyakuran dengan menyembelih ayam putih mulus yang tiada sedikitpun cacat di tubuhnya. Setelah selesai melakukan syukuran, beliaupun melaksanakan wejangan yang selanjutnya, yakni berziarah dan melakukan semedi di makam Eyang Haji Gentar Bumi. Di Makam Eyang Haji Gentar Bumi Sesampainya Kang Masrukhan di Makam keramat Eyang Haji Gentar Bumi, beliau langsung disambut oleh Sosok Eyang Haji Gentar Bumi. Kemudian keduanya saling berbincang-bincang/ mengobrol dengan akrab selayaknya seorang sahabat lama yang saling bertemu. Dalam perbincangannya tersebut Kang Masrukhanpun mengutarakan maksud kedatangannya menemui Eyang Haji Gentar Bumi yang merupakan salah satu wejangan dari Sunan Kalijaga. Lalu, Eyang Haji Gentar Bumi meminta Kang Masrukhan untuk melakukan tapabrata atau semedi hingga 3 hari lamanya. Selama bersemedi, beliau seakan berada di hutan belantara yang banyak dikelilingi pohon-pohon besar dan tinggi menjulang. Beliau selalu diganggu dengan para makhluk gaib penunggu makam keramat Eyang Haji Gentar Bumi yang memiliki berbagai macam wujud. Ada yang berwujud seekor ular yang sangat besar yang melilit tubuh beliau, dan ada pula yang berwujud raksasa bertubuh tinggi besar yang seakan menantang Kang Masrukhan untuk beradu kesaktian. Namun, keduanya mampu Kang Masrukhan kalahkan. Lalu, muncul lagi makhluk gaib yang berwujud seekor kebo bule kerbau berkulit putih dengan tanduk di atas kepalanya yang sangat panjang. Kebo bule ini mengamuk dan hendak menyerang Kang Masrukhan. Kemudian, Kang Masrukhanpun mencoba untuk menenangkannya. Tapi, hal tersebut tak semudah yang beliau bayangkan. Tubuhnya yang besar dan tanduknya yang panjang seperti seekor banteng membuat beliau kualahan. Kang Masrukhan beberapa kali harus merasakan terjangan Kebo Bule tersebut. Bahkan tubuh beliau terlempar hingga beberapa meter. Tapi, beliau tidak mudah menyerah. Beliau terus saja berusaha untuk menenangkan kebo bule yang sedang mengamuk. Hingga akhirnya beliaupun mampu menenangkan kerbau bule tersebut. Setelah kebo bule dapat beliau tenangkan, kemudian terdengar suara dari Eyang Haji Gentar Bumi, “bangunlah, sudah cukup tapabrata. Bawalah kebo bule itu pulang, sekarang ia sudah menjadi milikmu”. Lalu, dengan perlahan Kang Masrukhan membuka matanya. Tempat yang seperti hutan belantara itupun seakan hilang dan kembali seperti semula yakni di makam Eyang Haji Gentar Bumi. Dan di atas telapak kanan Kang Masrukhan muncul sebuah mustika yang berwarna gelap. Karena Mustika keramat tersebut pemberian dari Eyang Haji Gentar Bumi, maka Kang Masrukhanpun menamainya dengan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi. Menurut penglihatan mata batin Kang Masrukhan, di dalam Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini bersemayam sesosok khodam berwujud seekor kebo bule kerbau berkulit putih yang beliau tenangkan. Apa saja manfaat Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi? Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini memiliki berbagai macam manfaat, diantaranya adalah Membantu melindungi Anda dari segala macam santet, pelet/ guna-guna Membantu melindungi Anda dari seseorang yang ingin berniat tidak baik kepada Anda Membantu menetralisir aura negatif yang telah menyelimuti diri Anda Membuat Anda menjadi semakin percaya diri Membantu meningkatkan kedigdayaan Anda Membantu menundukkan hati lawan/ pesaing Anda Membuat Anda semakin peka terhadap keberadaan mahkluk gaib yang berada di sekitar Anda Sebagai sarana spiritual untuk memudahkan segala hajat Anda Membantu mendatangkan rizki dari empat penjuru mata angin. Memudahkan jalan Anda untuk mendapatkan Rizki Memudahkan segala usaha yang sedang Anda geluti sekarang ini Membantu meningkatkan motivasi Anda dalam bekerja Membantu mendatangkan hoki keberuntungan Sebagai sarana pelarisan usaha Anda Membantu mendatangkan pelanggan agar membeli produk Anda Membantu menarik pelanggan agar menggunakan jasa Anda Membantu memantapkan hati pelanggan agar lebih produk Anda Membantu mengokohkan pelanggan agar selalu menggunakan jasa Anda Membuat Anda tampil lebih berwibawa di depan orang-orang di sekitar Anda Memudahkan Anda dalam berkomunikasi dengan masyarakat di sekitar Anda Membuat Anda lebih disegani relasi bisnis Anda Membuat Anda lebih mudah bersosialisasi/ bergaul dengan masyarakat sekitar Anda Siapa Saja yang Boleh Memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi? Siapa saja boleh memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini selama ia memiliki niat yang baik dan meyakini mustika keramat ini sebagai salah satu sarana spiritual untuk berikhtiar/ berusaha. Bukan untuk menggantungkan hidup dan nasibnya kepada Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini. Bagaimana Cara Menggunakan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi? Cara menggunakan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini sangatlah mudah. Anda tinggal mengenakannya kemanapun Anda inginkan. Semakin Anda dekat dengan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini, maka akan semakin baik pula dan semakin banyak pula manfaatnya bagi Anda. Tapi, sebelum menggunakan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi untuk kali pertama, Anda perlu melakukan aktivasi energi terlebih dahulu. Aktivasi energi ini hanya perlu Anda lakukan sekali saja. Setelah itu Anda bebas menggenakannya kemanapun Anda inginkan. Bagaimana Cara Melakukan Aktivasi Energi? Anda tidak perlu khawatir atau binggung tentang apa yang harus Anda lakukan, sebab Kang Masrukhan telah menjelaskannya secara jelas dan gamblang dalam buku panduan atau petunjuk pengguannya. Setelah Anda memesan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini, maka secara otomatis Anda juga akan mendapatkan garam berkah sebagai sarana aktivasi dan buku panduan tentang tatacara melakukan aktivasi energi. Namun, bila Anda masih kurang paham, Anda bisa berkonsultasi dengan Kang Masrukhan secara langsung di nomor yang tertera jelas di website ini. Apakah Khodam yang bersemayam di dalam Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi bisa dilihat? Kebanyakan orang yang memiliki mustika atau benda pusaka berkhodam bisa merasakan keberadaan khodamnya dalam berbagai keadaan. Tapi, untuk melihatnya setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda tergantung pada tingkat bathiniahnya. Perlu Anda pahami bahwa khodam bukanlah hantu yang menampakkan diri dalam bentuk fisik sehingga bisa dilihat dengan mata telanjang. Khodam merupakan makhluk halus yang hanya bisa dilihat dengan mata batin. Apabila Anda adalah orang yang mata batinnya sudah terlatih dengan baik, maka Anda bisa melihat khodam yang bersemayam di dalam Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini dalam kondisi biasa. Namun, bila Anda adalah orang awam dalam hal spiritual, maka kemungkinan Anda bisa melihat khodam Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi adalah melalui meditasi atau lewat mimpi. Kami akan ajarkan cara yang memungkinkan bagi Anda untuk bisa melihat khodam dengan meditasi atau di alam mimpi. Tanpa diminta, kadang Khodam Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi juga bisa muncul dalam mimpi Anda. Perihal melihat khodam bukanlah prioritas utama Anda dalam memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini. Tujuan utama Anda adalah merasakan manfaat nyata setelah memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi yang tuahnya bisa mengubah hidup Anda menjadi jauh lebih baik. Apakah Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi bisa diwariskan? Bisa. Apabila Anda sudah merasa cukup dengan manfaat yang Anda dapatkan, Anda bisa mewariskan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini kepada anak, cucu, saudara, sahabat, teman dekat, atau siapapun yang Anda kehendaki untuk memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini. Berapa Mahar Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi? Apabila Anda benar-benar serius ingin memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi, Anda bisa memaharinya senilai Rp. Mahar ini tentunya tidaklah bernilai apa-apa apabila Anda bandingkan dengan manfaat luar biasa yang akan segera Anda dapatkan setelah memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini. Bagaimana Cara Mendapatkan Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi? Bagi Anda berniat serius ingin memiliki Mustika Keramat Eyang Haji Gentar Bumi ini, ada dua cara mudah yang dapat Anda pilih Anda bisa datang langsung ke Kantor kami yang beralamatkan di Perum Pankis Griya No. 1 Jl. Pankis Raya, Jepang Pakis, kudus, Jawa tengah. Bagi Anda yang tidak bisa datang langsung ke Kantor Kami, Anda juga bisa memesannya secara jarak jauh dengan cara telepon atau SMS ke nomor 085712999772 / 082223338771, atau e-mail ke bagianpemesanan Nomor tersebut diatas aktif pada jam kerja, yakni Senin-Sabtu, pukul WIB. Informasi lebih lanjut, silahkan Anda menu cara pemesanan yang berada diatas halaman ini. ​Perjalanan religi keluarga besar Rd. Tubagus Sarana kali ini menceritakan pengalaman perjalanan ke gunung halimun. Adapun gunung halimun sendiri terletak di daerah pelabuhan ratu-sukabumi jawa diketahui di kaki gunung halimun sendiri terdapat makam keramat eyang Haji Gentar Bumi yg disebut juga syech wali sakti qudratulloh. Eyang Haji Gentar Bumi yakni seorang aulia yang bermukim di Selatan Sukabumi. Semasa hidupnya, tokoh ini juga dikenal dengan nama Wali Sakti Qudratullah. Dia mengemban tugas mensyiarkan Islam di wilayah Selatan Sukabumi yang berbatasan dengan Pandeglang, Banten. Konon pada masanya, wilayah Selatan Sukabumi, tepatnya di kaki Gunung Halimun, menjadi basis pelarian sisa-sisa laskar Pajajaran yang melarikan diri. Tak banyak kisah perjalanan hidup yang tertinggal dari sosok waliyullah yang kesohor ini. Tidak ada literature resmi yang menceritakan perjuangannya. Tetapi sebuah sumber menceritakan, Eyang Haji Gentar Bumi ialah seorang manusia yang takqwa. Dia adalah perpaduan sempurna dari keturunan wali Cirebon dan ulama besar di Garut, Jawa Barat. Masa kecilnya dihabiskan di sebuah pondok di Garut. Usai cukup dengan ilmu agama dan kadigdayaan, Eyang Haji Gentar Bumi mulai mengembara. Dengan kebijaksanaan dan kesaktiannya, Eyang Haji Gentar Bumi berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan menjadikan mereka sebagai santri-santrinya. Kesaktian Eyang Haji Gentar Bumi memang kesohor. Tidak ada musuh yang sanggup berdiri tegak di hadapannya manakala mereka tengah bertarung. Dengan sekali hentakan kaki Eyang Haji Gentar Bumi, setiap musuhnya pasti oleng. Mereka merasa tanah yang dipiajaknya bergetar serasa dilanda gempa dahsyat. Makam Eyang Haji Gentar Bumi berada di kaki Gunung Halimun, Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Berada di bukti kecil, makam keramat yang mempunyai areal luas di tengah sejuknya udara pegunungan ini sering dijadikan sebagai tempat pertapaan terakhir bagi orang-orang yang ngalab ilmu hikmah. Keramat ini dipercaya banyak orang sebagai persemedian terakhir untuk menyempurnakan ilmu kesaktian. Maka mendengar kisah hidup beliau sebagai tokoh terkenal sebagai pejuang agama islam, maka kami sekeluarga berniat untuk pergi ke tempat beliau untuk bertawasul disana sekaligus silaturahmi kepada beliau. Karena kami percaya tokoh2 seperti beliau itu tidak mati atau meninggal seperti manusia biasa pada umumnya…tetapi tokoh seperti beliau itu biasanya mengalami ” moksa ” atau dalam bahasa sunda adalah “tileum”. Yaitu menghilang berikut raganya karena kesempurnaan ilmunya dan atas ijin Allah swt yg sangat mengasihi umatnya yg berjuang dalam menegakan agama islam di bumi pertiwi ini. Singkat kata kami sekeluarga setelah sampai tujuan di kaki gunung halimun, kami segera menemui kuncen makam eyang haji gentar bumi yg bernama pak lukman.. Beliau adalah kuncen situs panguyangan dimana makam keramat eyang haji gentar bumi diurus oleh beliau sebagai penerus generasi dari orang tuanya. Oleh beliau kami dibimbing masuk ke makam eyang haji gentar bumi dan bertawasul disana. Dan kami sekeluargapun dengan khusyu mengikuti tawasul disana dengan bimbingan pak lukman. Setelah selesai bertawasul disana maka kamipun menyampaikan niat kami untuk menuju ke puncak gunung halimun sesuai dengan wangsit yg diterima oleh pimpinan rombongan kami melalui mimpinya. Walaupun sedikit terkejut dengan keinginan kami, tp setelah mengetahui bahwa perintah ke puncak halimun memang berasal dr wangsit melalui mimpi, maka pak lukman sebagai kuncen disitu menyanggupi akan membawa rombongan kami ke puncak gunung halimun dengan ditemani anak buahnya Aep dan Taufik. Karena kami diberitahu bahwa perjalanan ke puncak halimun itu teramat sukar, kami diharuskan mempersiapkan fisik dan mental dalam perjalanan ke puncak halimun. Adapun perjalanan yg normal ke puncak halimun adalah 3 jam, bisa kurang atau lebih tergantung fisik dan mental kami. Singkat kata kamipun berangkat semua menuju ke puncak gunung halimun diantar oleh pak lukman, aep dan taufik. Dan ternyata perjalanan itu benar2 sulit, sukar dengan medan jalan setapak dan menanjak, ditambah jalan yg licin dan sempit. Benar2 petualangan yg tidak akan pernah kami lupakan…dengan pemandangan yg teramat indah sepanjang perjalanan. Akhirnya dengan perjuangan tinggi kami sampai juga di sepertiga perjalanan. Badan sudah cape, nafas sudah tersengal2, keringat sudah membasahi baju, akhirnya kami sekeluarga beristirahat dulu karena perjalanan masih jauh sekali. Ternyata pemandangan ditempat itu teramat indah sehingga kami sekeluargapun mulai foto2 disana. Setelah cukup beristirahat, perjalananpun kami lanjutkan. Ternyata selanjutnya kami harus melalui jalan setapak melalui sungai. Sungguh perjalanan sulit karena beberapa kali kami jatuh dan bangun lagi. Benar2 pengalamann yg tidak terlupakan. Sampai akhirnya kami sampai di muara pertemuan antara sungai dari gunung salak dan sungai dari gunung halimun. Disanapun kami disuruh mandi ditempat itu agar karomah ditempat itu menyerap ketubuh kami semua. Setelah kami selesai mandi dan istirahat maka kami melanjutkan perjalanan ke puncak gunung halimun yg tinggal sepertiga perjalanan lagi. Tapi medan terakhir ini ternyata jalannya menanjak sampai 80 derajat dengan masih merambas hutan dengan golok. Benar2 jalan yg jarang dilalui manusia. Singkat kata akhirnya dengan penuh tekad dan keyakinan kami sekeluarga sampai juga di puncak halimun. Ternyata disana terdapat petilasan bekas beliau. Terdapat batu datar untuk tempat tirakat dan wirid disana. Kalau berjalan ke bawah lg terdapat tempat untuk berendam dan mandi di mata air gunung halimun yg hawa dinginnya luar biasa. Kalau airnya dimasukan ke botolpun bisa langsung berembun saking dinginnya. Selanjutnya kamipun bertawasul lagi disana dengan lebih khusyu karena suasana alam yg masih sunyi, hening dan terasa sekali aura yg mencekam karena suasana alam yg masih liar. Akhirnya setelah selesai bertawasul disana kamipun bersiap2 untuk kembali ke kaki gunung halimun. Perasaan lelah, capai dan letih benar2 telah terobati dengan keberhasilan kami semua dalam mencapai puncak gunung halimun. Kami benar2 puas dan bersyukur perjalanan napak tilas , silaturahmi kami kepada karuhun2 dan kasepuhan di gunung halimun telah selesai kami laksanakan. Tinggal selanjutnya kami melakukan perjalanan2 napak tilas kami berikutnya. Nantikan kisah selanjutnya yah. Wasalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

makam eyang gentar bumi